Hingga Juli 2026, Desa Saba Salurkan BLT Rp 25,2 Juta untuk Warga Tidak Mampu

SABA – Pemerintah Desa Saba terus berkomitmen meringankan beban ekonomi masyarakatnya melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hingga bulan Juli 2026, anggaran desa yang telah disalurkan untuk program BLT bagi warga tidak mampu ini mencapai Rp 25,2 juta.

Penyaluran bantuan kemanusiaan ini secara rutin dilakukan setiap awal bulan. Saat ini, tercatat sebanyak 12 warga Desa Saba yang terdaftar sebagai penerima manfaat BLT.

Kepala Desa Saba, Ketut Redhana, menjelaskan bahwa BLT ini merupakan program khusus pemerintah desa untuk membantu masyarakat yang berada di kerak kemiskinan.

“Tujuan paling mendasarnya adalah tidak boleh ada kelaparan di desa Saba,” ujar Ketut Redhana saat memberikan rilis pimpinan pada Rabu (8/7/2026).

Sistem Penyaluran Langsung ke Rumah Warga

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemerintah Desa Saba menerapkan dua sistem penyaluran. Warga bisa mengambil langsung haknya di kantor desa, atau dilayani secara langsung ke rumah masing-masing oleh petugas. Salah satunya seperti aksi penyaluran BLT ke rumah warga tidak mampu yang dilakukan oleh Kasi Kesejahteraan Desa Saba.

Salah satu penerima manfaat dari layanan antar ke rumah ini adalah keluarga Ni Wayan Nori, warga Banjar Banda. Janda satu anak yang mengalami gangguan kejiwaan tersebut diketahui telah rutin mendapatkan program BLT ini sejak tahun 2020.

Melalui konsistensi program BLT ini, Pemerintah Desa Saba membuktikan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Kebijakan ini menegaskan bahwa fokus kerja desa tidak hanya terpaku pada pembangunan fisik semata, melainkan juga langsung menyentuh inti permasalahan keluarga yang mengalami kerak kemiskinan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *