Desa Saba – Dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan anak usia dini, Pemerintah Desa Saba mengalokasikan anggaran sebesar Rp172.000.000 untuk mendukung kegiatan Posyandu Balita di tahun ini. Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan balita dan para kader Posyandu.
Program ini menyasar 630 balita yang tersebar di 8 Banjar Dinas, yaitu:
Banjar Dinas Blangsinga
Banjar Dinas Sema
Banjar Dinas Kawan
Banjar Dinas Tengah
Banjar Dinas Tegallulung
Banjar Dinas Banda
Banjar Dinas Pinda
Banjar Dinas Saba
Rincian Penggunaan Anggaran Posyandu Desa Saba:
Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
Setiap balita akan menerima makanan tambahan senilai Rp10.000 per bulan. Program ini diberikan secara rutin di semua banjar dinas untuk membantu tumbuh kembang anak.Pengadaan Alat Kesehatan Posyandu
Untuk mendukung layanan pemeriksaan kesehatan, desa juga menganggarkan pembelian alat-alat kesehatan dan sarana penunjang Posyandu.Honor untuk Kader Posyandu
Sebanyak 40 kader Posyandu yang tersebar di 8 banjar (masing-masing 5 orang per banjar) mendapatkan honor sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.Honor untuk IHDW (Petugas Input Data Kesehatan)
Petugas IHDW juga mendapatkan insentif sebagai penghargaan atas perannya dalam pencatatan data balita dan laporan kegiatan Posyandu.Pelatihan dan Penyegaran (Refreshing) Kader Posyandu
Untuk menjaga kualitas layanan, Pemerintah Desa Saba juga mengadakan kegiatan penyegaran bagi kader Posyandu agar selalu siap dan terlatih dalam memberikan pelayanan terbaik.
Komitmen Pemerintah Desa Saba
Kepala Desa Saba menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia dini yang menjadi generasi penerus bangsa.
Dengan adanya anggaran ini, diharapkan kegiatan Posyandu di seluruh Banjar Dinas Desa Saba dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.









