Pengusaha Turut Gotong Royong Bangun Kantor Desa Saba

GIANYAR – Pembangunan Kantor Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, mendapat dukungan dari kalangan swasta. Sejumlah pengusaha yang berinvestasi di wilayah tersebut turut berpartisipasi melalui bantuan dana, yang diserahkan bertepatan dengan upacara adat ngeruak karang atau peletakan batu pertama, Jumat (1/5/2026).

Kontribusi tersebut datang dari berbagai pihak, di antaranya pemilik jaringan usaha oleh-oleh Krisna Oleh-Oleh Khas Bali Ajik Krisna sebesar Rp100 juta, Villa Lila Cita Rp5 juta, serta Bank BPD Bali sebesar Rp10 juta. Partisipasi ini menjadi bukti nyata dukungan swasta terhadap pembangunan infrastruktur desa.

Pemerintah Desa Saba resmi memulai pembangunan kantor desa yang selama puluhan tahun menempati lahan pinjaman milik warga. Momentum ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.

Perbekel Desa Saba, Ketut Redhana, didampingi Ketua BPD I Made Mudiardana dan Ketua LPM I Made Airawan, menjelaskan pembangunan dilakukan secara bertahap. Tahapan awal dimulai dari pembelian lahan di Banjar Banda, dilanjutkan dengan proses pembangunan yang mengedepankan prinsip transparansi.

“Kami pastikan seluruh proses berjalan transparan, mulai dari pengadaan tanah menggunakan appraisal hingga pembangunan dengan tender terbuka,” tegas Redhana.

Selama ini, keterbatasan status lahan membuat pemerintah desa tidak bisa melakukan pembenahan secara maksimal. Kondisi kantor bahkan kerap bocor saat musim hujan, serta memiliki keterbatasan ruang yang berdampak pada terganggunya pelayanan dan kegiatan pemerintahan.

“Untuk rapat saja kami sering meminjam tempat. Kalau dilakukan di kantor, pelayanan administrasi jadi terganggu karena ruangannya menyatu,” ungkapnya.

Pembangunan kantor desa ini direncanakan berlangsung bertahap dan ditargetkan dapat ditempati pada akhir tahun 2027.

Upacara peletakan batu pertama turut dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gianyar, di antaranya Dinas PMD, Inspektorat, PUPR, dan Perkim. Hadir pula Ketua Forum Perbekel, para perbekel se-Kecamatan Blahbatuh, Forum BPD Kabupaten Gianyar, serta Muspika Blahbatuh.

Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar, I Gede Daging, mengapresiasi dimulainya pembangunan tersebut. Ia menilai kondisi kantor lama sudah tidak lagi representatif seiring meningkatnya beban tugas desa sejak diberlakukannya Undang-Undang Desa.

“Saat pertama menjabat, saya melihat langsung kondisi kantor Desa Saba dan memang sudah mendesak untuk diperbaiki. Karena itu, kami mendorong desa menyiapkan dana cadangan dari bagi hasil pajak kabupaten,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, tokoh adat, dan pihak swasta.

Perbekel Redhana berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar pembangunan kantor desa dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.

“Kami harap partisipasi ini terus berlanjut sehingga pembangunan bisa tuntas dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (jayy)

Sumber : wartabalionline.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *